TRENDING
Tampilkan postingan dengan label Life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Life. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Februari 2021

Ayo Bergerak Sebelum Tua!

 



Olahraga di usia tua akan melindungi daya ingat dan kemampuan berpikir

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Neurologi memberikan bukti lebih lanjut bahwa olahraga di usia tua dapat memperlambat laju penurunan kognitif.

Dr. Clinton B. Wright, dari Universitas Miami di Florida, dan rekannya menemukan bahwa orang dewasa berusia di atas 50 tahun yang hanya melakukan olahraga ringan atau tanpa olahraga mengalami penurunan memori dan kemampuan berpikir yang jauh lebih cepat, dibandingkan dengan mereka yang melakukan olahraga sedang hingga intens.

Ini bukan studi pertama yang mengaitkan olahraga di kemudian hari dengan keterampilan kognitif yang lebih baik. Penelitian terbaru yang dilaporkan oleh Medical News Today, misalnya, menunjukkan bahwa olahraga apa pun dapat mengurangi risiko penyakit Alzheimer hingga 50%.

Dan penelitian lain yang dilaporkan Oktober lalu menemukan bahwa latihan aerobik secara teratur selama usia paruh baya dan lebih tua dapat membantu menjaga kesehatan otak, melindungi dari defisit perilaku dan peradangan terkait bertambahnya usia di area otak yang berhubungan dengan memori dan pemikiran.

Tampaknya penelitian seperti ini berlimpah, tetapi para peneliti mencatat bahwa penting untuk memahami bagaimana faktor gaya hidup dapat membantu memperlambat penurunan kognitif, terutama untuk populasi orang tua atau lansia.

"Jumlah orang yang berusia di atas 65 tahun di Amerika Serikat terus meningkat, yang berarti beban kesehatan masyarakat untuk berpikir dan masalah ingatan kemungkinan besar akan bertambah," kata Dr. Wright.

"Studi kami menunjukkan bahwa untuk orang tua, berolahraga secara teratur mungkin melindungi, dan membantu mereka mempertahankan kemampuan kognitif mereka lebih lama."

Daya ingat yang lebih baik, keterampilan berpikir dengan olahraga sedang atau intens

Untuk mencapai temuan mereka, tim menilai data 876 orang dewasa berusia 50 dan lebih tua - usia rata-rata 71 tahun - bebas dari gangguan memori dan masalah berpikir yang merupakan bagian dari Studi Manhattan Utara.

Sebagai bagian dari penelitian, peserta ditanyai seberapa sering mereka berolahraga dalam 2 minggu sebelumnya dan berapa lama mereka berolahraga.

Sekitar 90% dari peserta melaporkan tidak melakukan olahraga atau latihan ringan - seperti yoga atau berjalan - sementara 10% lainnya mengatakan mereka telah melakukan latihan intensitas sedang atau tinggi, seperti lari atau aerobik.

Kurang lebih 7 tahun kemudian, setiap peserta menjalani pencitraan otak dengan magnetic resonance imaging (MRI) dan mengikuti tes memori dan berpikir. Tes kognitif ini diselesaikan lagi 5 tahun kemudian.

Dibandingkan dengan peserta yang melakukan aktivitas intensitas sedang atau tinggi, mereka yang melakukan olahraga ringan atau tanpa olahraga menunjukkan penurunan memori dan keterampilan berpikir selama periode 5 tahun yang sebanding dengan 10 tahun penuaan.

Tim mengatakan asosiasi ini tetap ada setelah memperhitungkan sejumlah faktor yang berpotensi perancu, termasuk konsumsi alkohol, status merokok, indeks massa tubuh (BMI) dan tekanan darah.

Mengomentari temuan mereka, Dr.Wright berkata:

“Aktivitas fisik merupakan pilihan yang menarik untuk mengurangi beban gangguan kognitif pada kesehatan masyarakat karena biayanya rendah dan tidak mengganggu pengobatan. Hasil kami menunjukkan bahwa olahraga sedang hingga intens dapat membantu penundaan penuaan otak pada orang tua, tetapi lebih banyak penelitian dari uji klinis random yang membandingkan program olahraga dengan aktivitas yang lebih banyak masih memerlukan konfirmasi untuk hal ini. "

Medical News Today baru-baru ini melaporkan sebuah penelitian yang menunjukkan pola makan yang buruk dan kurang olahraga dapat mempercepat penuaan.

Sumber: Medical News Today

Penerjemah: Ocnatias Eka Saputri

 

 

 

 

Selasa, 16 Februari 2021

Si Panglima Perang

 




Antioksidan Berperang Melawan Radikal Bebas

 

Pertempuran  tak terlihat dalam diri setiap hari selalu terjadi. Sel-sel tubuh terus-menerus membuat molekul limbah beracun yang disebut radikal bebas. Ini terjadi selama proses tubuh normal, seperti ketika makanan diubah menjadi energi. Radikal bebas juga dibuat ketika berolahraga atau terkena sinar matahari, polusi udara, asap rokok, atau alkohol.

 

Secara teori, radikal bebas dapat memicu reaksi berantai yang merusak sel-sel dan DNA. Hal ini dapat menyebabkan penuaan dan beberapa penyakit, termasuk penyakit jantung, kanker, diabetes, katarak, dan penyakit Alzheimer.

 

Antioksidan menjadi sejata untuk melawan radikal bebas, dapat ditemukan dalam banyak makanan dapat menghentikan molekul berbahaya dan membatasi potensi kerusakan sel-sel. Antioksidan kimia menetralisir radikal bebas racun dan melindungi jaringan sehat.

 

Menemukan antioksidan dalam makanan

 

Banyak makanan mengandung antioksidan. Berikut adalah jenis makanan yang mengandung aktioksidan:

 

Vitamin E: Kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran berdaun hijau, gandum, dan minyak nabati, seperti kedelai, bunga matahari, dan minyak canola

 

Vitamin C: Kale, kembang kol, tomat, paprika, brokoli, kentang, jeruk, stroberi, buah kiwi, melon dan blewah

 

Beta-karoten: Ubi jalar, wortel, labu, aprikot, melon, pepaya, dan kale, bayam, dan sayuran berdaun hijau lainnya

 

Lutein: Pepaya, jeruk, dan sayuran seperti bayam dan sawi

 

Polifenol: Teh hijau, anggur, buah, apel, dan biji-bijian

 

Isoflavon: Kedelai dan produk kedelai, termasuk tahu, susu kedelai, tempe, dan edamame

Isothiocyanates: Brokoli, kubis, kol, kembang kol, collard hijau, kale dan

 

Selenium: Biji-bijian, kacang-kacangan, daging, ikan, unggas, telur, dan keju

 

Suplemen vs makanan

 

Kebanyakan penelitian tidak menunjukkan bahwa suplemen antioksidan membantu mencegah penyakit. Di sisi lain, banyak penelitian menunjukkan bahwa makan buah dan sayuran mengurangi risiko beberapa penyakit. Makanan mengandung campuran antioksidan dan banyak zat sehat lainnya.

 

Selain itu, meskipun antioksidan dalam makanan membawa manfaat kesehatan, dosis tinggi suplemen antioksidan mungkin berisiko. Misalnya, mengambil dosis tinggi beta-karoten dapat meningkatkan resiko untuk kanker paru-paru pada perokok. Dosis tinggi suplemen vitamin E telah terbukti meningkatkan resiko kanker prostat dan stroke.

 

Intinya seorang muslim dituntut untuk selalu mejaga kesehatan dan mencegah penyakit adalah dengan mengkonsumsi diet seimbang dengan banyak antioksidan yang kaya sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan kacang-kacangan

 

(Ocnatias Eka Saputri)

Image: Google

Medical Reviewers: William C. Lloyd III, MD, FACS

 



KLIK SUMBER ASLI

Senin, 15 Februari 2021

STRESS? COKELATIN AJA







Menjaga Kesehatan dengan Cokelat

 

Penelitian terbaru telah mengungkapkan manfaat kesehatan makan coklat dan bukan hanya jenis dark chocolate. Peneliti memperluas penelitian mengenai rasa manis untuk menjaga tubuh tetap sehat dan menjaga pikiran untuk selalu tajam.

 

Seperti makanan spesial lainnya, cokelat dapat dikemas untuk melawan penyakit, dan ternyata, bisa manfaatnya berasal dari susu, dark chocolate dengan varietas bubuk. Jadi untuk chocolate lovers bergembiralah! Berikut ada lima cara atau lima dosis agar cokelat dapat bermanfaat  untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

 

1.      Menjaga Kesehatan Jantung

 

Cokelat dapat memainkan peran kunci dalam mengurangi risiko penyakit jantung. Satu studi menemukan bahwa orang dewasa yang makan sedikit kurang dari satu ons cokelat setiap hari memiliki tingkat lebih rendah dari penyakit jantung dibandingkan mereka yang tidak makan apapun. Sementara penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan lebih spesifik bagaimana coklat melakukan hal ini, jelas jenis cokelat yang dimakan tidaklah penting; efek positif muncul untuk jenis dark dan light.

 

2.      Mengontrol Kolesterol

 

Antioksidan cokelat untuk melindungi  penumpukan plak di dinding arteri. Sebuah studi dalam Journal of Nutrition terkait konsumsi cokelat secara teratur dapat mengurangi kolesterol LDL, jenis yang tidak sehat dapat menumpuk di arteri. Dua elemen cokelat  asam sterik dan asam oleat dianggap sebagai bahan untuk menjaga kadar kolesterol. Di sini, cokelat hitam memiliki keuntungan: Studi perbandingan telah dilakukan dan menyatakan coklat gelap dengan efek penurun kolesterol terkuat

 

3.      Menurunkan Tekanan Darah

 

Makan persegi kecil cokelat yang berisi 50 sampai 70% kakao setiap hari dapat membantu menurunkan tekanan darah, terutama jika memiliki hipertensi. Ketika tekanan darah mendorong keluar pada dinding arteri pada waktu yang lama, arteri menjadi menyempit dan bahkan rusak. Coklat memerangi ini dengan flavonoid, nutrisi yang memiliki kekuatan anti-inflamasi dan antioksidan, meningkatkan aliran darah ke otak dan jantung dan mengurangi tekanan darah

 

4.      Mencegah Penurunan Kognitif

 

Minum dua cangkir cokelat panas setiap hari dapat meningkatkan kesehatan otak dan mencegah penurunan memori. Sebuah studi Harvard Medical School menunjukkan bahwa cokelat meningkatkan aliran darah di daerah tertentu dari otak, meningkatkan fungsi kognitif pada orang dewasa. Penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi cokelat setiap hari dapat meningkatkan perhatian, memori, dan fungsi eksekutif otak.

 

5.      Mempertahankan Berat Badan yang Sehat

 

Peneliti dari University of Copenhagen menemukan bahwa setelah makan cokelat, terutama tipe dark chocolate, orang yang mengalami rasa “ngidam” lebih sedikit merasakan manis, asin, dan makanan berlemak, dan secara keseluruhan mereka merasa lebih kenyang. Ini berarti mengkonsumsi dark chocolate secara teratur tidak hanya dapat membuat merasa senang dan puas, namun juga dapat membantu diet sehat.

 

(Ocnatias Eka Saputri)

Image: Pinterest

Medically Reviewed By: William C. Lloyd III, MD, FACS

 KLIK SUMBER

WARISAN GENETIK (KAMU MIRIP SIAPA?)

 


POLA PEWARISAN GENETIS



Ruqayyah mewarisi rambut gelap orangtuanya, sementara itu Imran berambut keriting dan pirang. Pola pewarisan gen―cara interaksi gen dari kedua pihak orangtua―menjelaskan semua hasil ini. Kecuali bagi pasangan bagi pasangan XY pada laki-laki, semua kromosom berbentuk pasangan homolog (sama).

Dua bentuk dari setiap gen berada di tempat yang sama dalam kromosom tersebut, satu diwarisi dari pihak ibu dan satu lagi dari pihak ayah. Setiap bentuk dari sebuah gen disebut dengan alel (alleleI). Bila alel dari kedua pihak orangtua serupa, maka si anak adalah homozigot (homozygous) dan akan memperlihatkan sifat terwarisi itu. Bila alel itu berbeda, maka si anak adalah heterozigot (heterozygous), dan hubungan di antara alel-alel tersebut akan menentukan sifat yang akan muncul.

Pewarisan dominan-resesif (dominant-recessive inheritance). Bila hanya satu alel saja yang memengaruhi sifat anak maka disebut dengan dominan (dominant). Alel kedua, yang tidak memiliki pengaruh apa pun, disebut dengan resesif (recessive).

Warna rambut adalah contohnya. Alel bagi rambut hitam adalah dominan (dilambangkan dengan D), sednagkan satu alel bagi rambut pirang adalah resesif (dilambangang dengan b). Seorang anak yang mewarisi satu pasangan homozigot dari alel-alel dominan (DD) dan seorang anak yang mewarisi satu pasangan heterozigot (Db) akan sama-sama berambut hitam. Rambut pirang baru terjadi hanya bila memiliki dua alel resesif (bb).

Demikian juga, individu heterozigot dengan hanya satu alel resesif (Db) bila mewariskan sifta itu pada anak-anak mereka. Oleh karena itu, alel-alel ini disebut dengan pembawa (carries) sifat.

Berikut adalah tabel beberapa sifat manusia yang mengikuti kaidah pewarisan dominan-resesif.

 

DOMINAN

RESESIF

Rambut gela

Rambut pirang

Rambut normal

Kebotakan kepala

Rambut keriting

Rambut lurus

Rambut tidak merah

Rambut merah

Lesung pipi

Tidak ada lesung pipi

Pendengaran normal

Beberapa bentuk ketulian

Penglihatan normal

Rabun jauh

Rabun dekat

Penglihatan normal

Penglihatan normal

Katarak mata bawaan

Kulit berpigmen normal

Albinisme

Sendi ganda

Sendi normal

Tipe darah A

Tipe darah O

Tipe darah B

Tipe darah O

Darah Rh-positif

Darah Rh-negatif

(Sumber: McKusick, 2007 dalam Development Through The Lifespan)

Catatan: banyak sifat normal yang sebelumnya dianggap hasil pewarisan dominan-resesif, seperti warna mata, sekarang dianggap sebagai hasil gen ganda. Untuk sifat pada daftar di sini, sebagian besar ahli setuju bahwa hubungan dominan-resesif sederhana itu tetap bertahan. (Ocnatias Eka Saputri)

Berk, L. (2012). Development Throught The Lifespan: Edisi Kelima. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

8 Kebutuhan Wanita

 




Kebutuhan gizi wanita berubah sepanjang hidupnya dan hal ini selaras dengan kesulitan mengetahui gizi yang dibutuhkan. Berikut adalah delapan vitamin dan mineral yang dibutuhkan wanita. Secara medis dalam laman health grades.

 

1.       Kalsium

Mendapatkan cukup kalsium, terutama selama remaja dan 20-an, membantu mencegah pengeroposan tulang atau osteoporosis di kemudian hari. Kalsium juga penting untuk kesehatan otot, saraf, dan aliran darah. Kalsium yang dibutuhkan: susu, yogurt, keju, brokoli, salmon kalengan dengan tulang, dan diperkaya kalsium dari sereal, minuman kedelai, dan jus buah.

 

2.       Vitamin D

Vitamin ini membantu sel-sel otak berkomunikasi, meningkatkan kekebalan tubuh, dan bekerjasama dengan kalsium untuk mempertahankan tulang sehat. Wanita yang lebih tua mungkin memerlukan suplemen makanan, karena kulit mereka hanya membuat sedikit vitamin D dari sinar matahari. Vitamin D berasal dari: salmon, tuna, telur, susu, jamur, dan vitamin D dari sereal, yoghurt, dan jus jeruk.

 

3.       Vitamin B

Vitamin B ini sangat penting untuk membuat DNA dan sel-sel darah merah sehat. Banyak remaja dan wanita muda tidak mendapatkan cukup akan vitamin ini. Semua perempuan dari anak-hingga lansia membutuhkan folat di usia mereka. Folat mencegah beberapa jenis cacat lahir-ketika seorang wanita memiliki folat yang cukup sebelum masa kehamilan. Folat berasal dari: bayam, kubis, asparagus, brokoli, kacang-kacangan, jus jeruk, beras, dan sereal.

 

4.       Zat Besi

Tanpa zat besi yang cukup, tubuh tidak dapat membuat sel-sel darah merah baru, yang memberikan oksigen penting untuk semua jaringan tubuh. Mengakibatkan kelelahan dan anemia. Gadis remaja, wanita usia subur, dan vegetarian sering kekurangan pada mineral ini. Zat besi berasal dari: hati, daging sapi, kalkun, ayam, tuna, kacang-kacangan, tahu, bayam, kismis, dan sereal.

 

5.       Vitamin C

Antioksidan ini adalah teman terbaik wanita, menghambat masuknya radikal bebas, infeksi, dan penyakit kronis. Serta, menjaga kesehatan kolagen dan membantu mencegah keriput dan kulit kering pada wanita. Sumber yang baik: paprika merah dan hijau, buah kiwi, jeruk, jeruk, melon, stroberi, kubis, brokoli, kembang kol, kentang, dan tomat.

 

6.       Vitamin B12

Vitamin ini berguna untuk saraf dan sel-sel darah, meskipun B12. Sumber yang baik: daging sapi, unggas, ikan, susu, yogurt, keju, telur, sereal, susu kedelai, dan gizi ragi.

 

7.       Yodium

Tubuh menggunakan yodium untuk membuat hormon tiroid, yang mengatur metabolisme seluruh tubuh. Kebanyakan wanita mendapatkan banyak yodium, tetapi wanita hamil, membutuhkan yodium tambahan untuk perkembangan bayi mereka, harus berhati-hati dalam kadar pemberiannya. Yodium bisa didapatkan dari: ikan, susu, yogurt, keju, biji-bijian, rumput laut, dan garam beryodium.

 

8.       Magnesium

Satu dari tiga wanita Amerika memiliki penyakit jantung, dan hampir satu dari 10 memiliki diabetes. Dengan membantu meningkatkan tekanan darah dan gula darah yang sehat, magnesium dapat membantu mencegah kedua penyakit. Sumber yang baik: bayam dan sayuran hijau lainnya, biji-bijian, dan kacang-kacangan

 

Medically Reviewed By: William C. Lloyd III, MD, FACS

 

(Ocnatias Eka Saputri)

 Image: Printerest

 

SUMBER KLIK

SUPERWIFE (Buku Antologi)

   

 


    Assalamu'alaikum kawan tersayang, mari kuperkenalkan dengan anak keduaku. Sebelumnya aku ingin memberitahukan pada kalian, bahwa anak keduaku lahir tanpa rencana, hanya niat saja untuk membuatnya. terlahir di tengah hiruk pikuk keraguan dalam hati, apakah bisa aku melewati segala prosesnya tanpa rasa sakit, dan kecewa. Perlu kawan ketahui, bahwa kelahirannya adalah anugerah, dan berkah tersendiri buatku, kelahirannya membawa kembali diriku yang lama hilang, berkelana entah kemana.

            Aku bersyukur kepada mereka yang telah membantuku melewati semua proses, segala motivasi yang selalu datang dari kekasihku, tanpa ridhonya mungkin semuanya tidak akan terjadi, karena ridhonya sama dengan ridho Yang Maha Kuasa.

            Baik, tanpa butuh satu paragraf lagi aku perkenalkan, dan persembahkan anak keduaku, karya keduaku, masih dengan genre non fiksi, dan masih bersama menulis dalam tim (antologi), membagi kisah nano-nano dari para istri. Rasa nano-nao yang di kemas semenarik mungkin, membawa pembaca untuk terus membaca, merasakan kehadiran para penulis dalam setiap kisahnya, karena kisah mereka bisa jadi adalah kisahmu juga.

            Superwife hadir membawa kehangatan untuk para wanita, calon istri, istri dan bahkan calon ayah dan para ayah, untuk melihat dari berbagai sisi mengenai kehidupan wanita, setelah berstatus istri. Saat disayangkan, nyatanya tidak akan pembaca temukan tips pasti dalam buku ini, hanya kisah-kisah yang membawa inspirasi dan motivasi untuk melihat dunia istri yang semakin luas.

            Well, penasaran bagaimana isinya? Miliki segera SUPERWIFE Jilid 2, karya Tim Nulisyuk Batch 62.

           

 


Jumat, 15 Januari 2021

Bukan Jodoh Sepertinya


Assalamu'alaikum warahmtullahi wabarakatuh.

Bismillah, dengan ini saya sampaikan saya sudah tak lagi sendiri, maksudnya ilmu yang saya ambil ada dua, sometimes orang pikir dua hal ini berbeda tapi sebenarnya saling berkaitan. 

Jika ingat masa dulu saat SMA harusnya saya mengambil jurusan Sastra yah karena nilai bahasa saya jauh lebih baik alhamdulillah dibanding nilai IPA dan Sosial 🤭 mengingat saat itu saya mencoba fokus di penulisan cerpen san puisi, tapi ya namanya qadarullah bukan jodoh sama sastra at least saya masih bisa menulis kan? Menulis resep masakan maksudnya🤭

Saya juga teringat, dulu diakhir kelas 12 ingin sekali menjadi diplomat, cari informasi harus masuk jurusan apa untuk menjadi diplomat oh Hubungan Internasional rupanya, Eh! lupa donk sama cita-cita itu.

Ada juga tuh keinginan untuk jadi arsitektur 😆 jadi saat di sekolah dasar dulu, suka baca koran kan di sana tuh ada design rumah bukan furniturenya yah tapi luas dan model bangunannya anak 90an tahu lah ya ada kolom kecil design rumah di sisi kanan koran (pura pura saja tahu yah hehe), tapi ya qadarullah kandas karena matematika bukanlah sohibku.

Designer pun pernah jadi prototipe halaman sketsa pikiranku, saya memang senang menggambar dan mewarnai tapi khusus baju, sampai punya set warna banyak banget dengan berbagai model dan merk qadarullah lagi, itu hanya hobi harusnya diwujudkan sih lagi lagi bukan jodohnya.

Berakhir lah dengan "tubuh manusia", kenapa ya? padahal tak ada satu mimpi pun yang mengarah ke sana, jodoh ya begini deh yang dipikirin belum tentu jodoh, yang nggak dipikirin bisa jadi jodoh. Masuk pun mudah, dimudahkan banget alhamdulillah, setidaknya nilaiku dipelajaran biologi masih jauh lebih bagus daripada matematika dan fisika musuh bebuyutan, biologi masuk top 3 nilai tertinggi setelah bahasa.

Pelabuhan pertamaku adalah Keperawatan, desakan sebenarnya untuk mengambil jurusan kesehatan sebelumnya lulus di pergigian tapi qadarullah letaknya di Kota Anging Mamiri orang tua tak mengizinkan, namanya ridho harus di genggam dulu ya biar berkah ilmunya.

Berat? Berat, keperawatan itu sekolahnya sangat berat nangis dulu di semester pertama namanya adaptasi, homesick dan kegundahan yang lain. Tapi setelah itu menikmati sih Alhmadulillah.

Pelabuhan kedua, masih seputar manusia. Ternyata mempelajari hidup dan apa yang dipikirkan manusia sejak dia lahir hingga lansia pun berbeda beda, bahkan kita pun terkadang berpikir seperti pasien jiwa, sengaja atau tidak, hanya saja kita masih mampu melawan kesedihan. Iya, psikologi adalah pelabuhan keduaku.

Setelah ini pun saya berharap masih bisa di izinkan sekolah lagi, doain ya bloggerssssss... 

Namun kembali lagi seperti yang sudah sudah, sebaik baiknya kita berencana, setinggi tingginya kita bermimpi tetap Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang Maha Mengetahui mana yang terbaik jadi bersyukur saja dengan takdir, karena percaya akan takdir berarti menjalankan rukun iman bukan?

Nanti lagi yah... 

Wassalam

Rabu, 13 Januari 2021

Jl. Masih Panjang (Part 1)

 




 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh


 Bismillahirohmanirohim, hi my dearest friends how are you? i hope you always healthy and happy. It's been a long time sinced my last blog i think. Sorry, begitu banyak onak dan duri dalam menulis. But now, i want to share my Hijrah yang juga penuh onak dan duri. 

2012

 Tahun dimana titik balik perjalanan hidup mulai kurasakan, seiring bertambahnya usia makin bertambah pula ujiannya, awalnya lebih cuek mulai banyak memikirkan apa yang sudah saya lakukan dan apa yang belum saya lakukan, kesalahan apa yang sudah merenggut imanku menjauh dari hati? 

 Iya, saat itu saya masih gadis pada umumnya berjilbab seleher saja, masih bercelana ke kampus kemanapun saat halaqoh wajin dari kampus saja saya pakai rok. Berbagai masalah datang dan berbagai sahabat karena iman pun datang menyadarkan. 

 Saat itu usiaku masih 20 tahun, sedang sibuk-sibuknya praktik RS dan Skripsi. Tapi, saya sama sekali tidak merasakan kesusahan dalam hal itu, namun tetap saja hati ini cemas, mungkin karena dosaku.

 Sayangnya saya tidak bisa cerita masalah yang membuat saya berpikir kembali arti nafas gratis yang Allah berikan, cukup Allah yang mengetahui dan menyembunyikannya. Sungguh saat itu Allah sayang banget hingga mengirimkan orang-orang baik dikala masalah datang. 

 Pernah suatu malam saya menangis sejadi jadinya, menangis begitu dalam menangisi betapa Allah merindukan doa doa ku, merindukan sujud ku, merindukan lantunan ayat suci yang keluar dari lisanku, merindukanku. Ya, saya pun merindukanNya sangat amat, belum pernah dalam hidup serindu ini pada Kekasih Hati.

 Hari demi hari kupakai untuk merenungi semua dosa, semua khilaf yang Allah selalu sembunyikan dari teman temanku, keluargaku, Sunggu betapa Allah mencintaiku dan saya pun harus membalas cintaNya dengan berHIJRAH.

 Pernah dengar lagu Muhasabah Cinta dan Sendiri Menyepi dari Edcoustic lagu ini pun membantuku mengingatnya, betapa banyak nikmat yang Allah berikan tapi tak satupun saya membalasnya. Sedih? Sedih karena semakin bertambahnya usia maka makin dekat pula ajalku, itu berarti waktuku menipis untuk memohon ampun.

 Tahun dimana saya pun mulai merubah penampilanku, merubah total pakaianku bahkan caraku memandang setiap masalah dan menilai orang orang yang mampu membawaku dalam keimanan.

 Belum, saya belum langsung sempurna. Masih belajar di level 1 dalam berpakaian, teman sekelas pun mayoritas kaget dengan perubahanku, iya kelas itu masih hedonis hanya beberapa orang saja memang yang sudah lebih dulu berhijrah. Tentu saja saya mendapatkan ucapan ucapan bernada menghina akan perubahan penampilanku.

 Perempuan jika sudah berhijrah hal utama yang paling terlihat adalah penampilannya bukan? Mereka menghinaku secara terang terangan, ah! Masih sangat teringat jelas hingga saat saya menulis ini "Jilbab apa yang kau pakai? Bukan taplak meja kan?" saya tidak bisa membalasnya hanya senyum saja yang terlihat dalam diwajahku, meski kalian tahu? Saya menangisinya.

 Watak perempuan sesuai ciptaanNya penuh dengan kelembutan, maka ketika ada yang menghina dirinya karena mendekatkan diri pada Rabbnya pecah pula tangisannya di sepertiga malam tapi setelah itu saya kembali ceria, saya tahu karena membacanya dari buku para Sahabat Perempuan di Zaman Nabi, cobaanku ketika berhijrah belum ada apa apanya maka Sabr membuat saya makin dekat denganNya. 

 Tentu saja saya tidak berusaha berubah seorang diri, saya butuh teman menuju keimanan, butuh pembimbing untuk bertanya hal apa saja yang bisa mendekatkanku dengan CintaNya dan Masya Allah sambutannya luar biasa. Saya tidak akan melupakan jasa salah seorang teman sekelasku yang mengarahkan ke dalam halaqoh halaqoh yang tersebar di kampus, banyak ternyata tapi selama ini saya buta dengan maksiat sehingga yang halal tampak menjijikan dimataku Astagfirullah. 

2013

 Saat itu usiaku 21 tahun menuju sidang skripsi untuk meraih gelar sarjanaku di salah satu universitas swasta di Sukoharjo (mungkin teman teman ada yang tahu yah) saya semakin mantap menuju ke jalan yang Allah ridho alhamdulillah. 

 Jika ditanya apa tidak ada godaan? Banyak, selama masih bernafas selama itu pula hawa nafsu terus ada, terlebih lagi ujian dari keluarga, orangtua. Saya sudah dengar hal yang paling sulit ketika kita memutuskan berhijrah adalah menghadapi penilaian orang tua kandung. 


Bersambung...

Selasa, 29 Maret 2016

Cause you're Strong


"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan mengatakan 'kami telah beriman', sedang mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar (imannya) dan orang-orang yang dusta (munafik)."

Hmmmm, surat ini Surat Al-Ankabut, surat ke 29 di ayat 2 dan 3, saat hati lemah, iman sedang goyah ketika ujian yang Allah berikan berdatangan secara serempak dan tak mengenal waktu saya selalu coba mengingat ayat ini. Selalu... Ayat ini saya dapat ketika saya bertanya kepadaNya ketika saya mulai mengenal kembali siapa itu Yang Maha Esa

"Ya Allah, apakah harus saya? Kenapa harus saya ya Allah? Kenapa engkau pilih hambaMu yang lemah ini? Kenapa bukan orang lain? Kenapa saya berbeda? Kenapa Engkau berikan kpd ku? Kenapa ya Allah?"

Tak mendapatkan jawaban, lantas sy bertanya kepada teman di Klaten, bagaimana caranya untuk bisa berkomunikasi dengan Allah secara langsung? Dia menyarankan, buka Qur'an secara acak dan ayat pertama yang terbaca maka itu JawabanNYA

Surat ini, adalah surat pertama yang melekat di hati, bukan karena hafalan tapi makna terdalam. Makna yang begitu berakar untuk menemani hijrah, menguatkan iman!

Ibarat sekolah, ketika kita akan naik kelas kita akan menghadapi ujian, semakin tinggi, semakin berat pula ujiannya. SD ke SMP, lalu ke SMA kemudian kuliah. Semuanya kita lalui dgn ujian. Hanya kita tak peka bahwa trnyta kita sdg naik level.

Rasulullah Salallahu 'alaihi wassalam pernah ditanya oleh Sa'ad bin Abi Waqqas

"Ya Rasulullah! Siapakah yang paling berat ujiannya?” Beliau menjawab, “Para Nabi kemudian orang-orang yang semisalnya, kemudian orang yang semisalnya. Seseorang akan diuji sesuai kadar (kekuatan) agamanya. Jika agamanya kuat, maka ujiannya akan bertambah berat. Jika agamanya lemah maka akan diuji sesuai kadar kekuatan agamanya” HR. at-Tirmidzi no. 2398, an-Nasâi no. 7482, Ibnu Mâjah no. 4523 (ash-Shahîhah no. 143)

Sama halnya dengan iman, Allah membedakan ummatnya dengan ujian, membedakan mana yang beriman dan mana yang tidak. Seperti dalan surat Ali Imran ayat 186, Allah berfirman

"Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu benar-benar akan mendengar dari orang-orang yang diberi al-Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan"

Sabar dan takwa adalah kunci problem solving (pemecahan masalah) berat atau tidak kunci jawabannya tetap sama "sabar dan takwa" inilah yang membedakan org beriman dan tidak.

Namun perlu kita ingat bahwa seberat beratnya ujian yang Allah berikan kepada manusia setelah Rasulullah dan para sahabat, tak ada apa apanya. Ujian kita hanya ujian 1:1jt beratnya. Begitu ringan, seperti kapas, tertiup angin dengan mudah dia melayang.

“Barangsiapa oleh Allah dikehendaki akan memperoleh kebaikan, maka Allah akan memberikan musibah padanya, baik yang mengenai tubuhnya, hartanya ataupun apa-apa yang menjadi kekasihnya.” (H.R Bukhari)

Jadi tak ada alasan untuk kita merasa sedih, putus asa, menyerah, hingga berlarut larut. Allah tak suka hal itu. Sedih hal yang lumrah setelah itu bangkitlah.

Karena, Hei! Kita lah orang orang yang dipilih Allah untuk naik ke level lebih tinggi dengan hadiah kelulusan berupa rumah...,

Bukan, bukan sekedar rumah, lebih dari itu, Istana di Surga.

By: Ocnatias Eka Saputri, hamba yang lemah
IG: @tiasekaputri
IG My Outfit: @oescollection

 
Back To Top